Peluang Bisnis Keripik Ubi Jalar

Bpk Presiden dan Ubi-Gambar Google

Bpk Presiden dan Ubi-Gambar Google


Ubi jalar merupakan bahan makanan yang populer di tengah masyarakat kita, aneka macam makanan dibuat dari bahan yang satu ini, misalnya saja aneka kue hingga Mie Ubi Jalar.  Makanan yang tidak kalah menarik dari ubi jalar adalah keripik ubi jalar. Makanan  ringan keripik singkong mungkin sudah sering kita jumpai, tetapi keripik ubi jalar merupakan makanan yang belum begitu banyak. Meski demikian bukan berarti keripik ubi jalar memiliki cita rasa yang tidak kalah dengan keipik lainnya. Kondisi ini membuat peluang usaha pembuatan dan penjualan keripik ubi jalar terbuka lebar. Dengan berbagai macam variasi model dan rasa keripik ubi jalar dan kemasan yang menarik, keripik ubi jalar dapat menembus pasar yang lebih luas. Dengan demikian peluang bisnis keripik ubi jalar dapat menjadi alternatif bagi siapa saja yang berminat. Bisnis keripik ubi jalar  bisa dimulai dengan proses pembuatan ( memasak ), proses pengemasan dan proses pemasaran.

Kripik Ubi-Google

Kripik Ubi-Google

Biasanya keripik ubi jalar diproduksi oleh industri kecil rumah tangga, sehinga penetrasi pasar produk ini masih sangat terbatas. Akan tetapi dengan pembuatan dan pengemasan yang lebih baik bisnis usaha keripik ubi jalar bisa mendatangkan keuntungan yang lumayan.
Proses membuat keripik Ubi Jalar

Ubi Jalar-Gambar Google

Ubi Jalar-Gambar Google

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat keripik ubi jalar adalah sebagai berikut:
1.Ubi jalar.
2. Larutan kapur sirih.
3. Larutan natrium bisulfit 500 ppm.
4. Minyak goreng.

Peralatan yang dibutuhkan untuk membuat keripik ubi jalar adalah sebagai berikut:
1. Pengiris umbi.
2. Pisau dan talenan
3. Kuali
4. Baskom atau ember.
5. Keranjang peniris.

Cara pembuatan Keripik Ubi Jalar
1. Pengupasan dan pengirisan. Umbi dicuci, kemudian dikupas. Umbi yang telah dikupas, tapi tidak langsung diproses lebih lanjut harus direndam di dalam air. Setelah itu umbi diiris tipis-tipis.

2. Perendaman di dalam larutan natrium bisulfit dan kapur. Irisan umbi direndam di dalam larutan natrium bisulfit 500 ppm selama 60 menit.Kemudian irisan umbi diangkat, dan direndamkan ke larutan kapur sirih 2% selama 30 menit. Setelah itu, irisan umbi ditiriskan.

3. Pemasakan ringan. Air dipanaskan sampai suhu 90°C. Ke dalam dimasukkan garam (10 gram garam untuk 1 liter air). Kemudian iris umbi yang telah ditiriskan dimasukkan ke dalam air tersebut, dan diaduk pelanpelan. Tidak lama kemudian (1-2 menit), irisan umbi segera diangkat dan ditiriskan.

4. Pengeringan. Irisan umbi dijemur, atau dikeringkan dengan alat pengering sampai cukup kering dengan tanda mudahnya umbi patah jika diremas.

5. Penggorengan. Irisan umbi digoreng di dalam minyak panas (170°C) sampai garing.

6. Penggulaan. Untuk mendapatkan keripik manis, lakukan penggorengan diulang. Kedalam minyak agak panas (suhu 110°C) dimasukkan gula halus (50 gram gula untuk setiap 1 liter minyak), da diaduk agar gula mencair. Setelah itu, keripik yang telah garing dimasukkan ke dalam minyak, diaduk dengan pelan, dan segera diangkat untuk ditiriskan dan didinginkan.

7. Pengemasan. Keripik matang harus disimpan pada wadah tertutup. Keripik dapat dikemas di dalam kantong plastik, atau kotak kaleng. Kemasan harus ditutup rapat sehingga tidak dapat dimasuki oleh uap air dan udara luar.

Keripik ubi jalar yang sudah dikemas dengan kemasan yang baik siap dipasarkan. Peluang bisnis terbuka. (Galeriukm)

Sumber : Teknologi Tepat Guna Agroindustri Kecil Sumatera Barat, Hasbullah,Dewan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Industri Sumatera Barat

Diambil dari situs http://galeriukm.web.id/peluang-usaha/peluang-bisnis-keripik-ubi-jalar

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Artikel dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s