Sate Kalong

angan salah sangka atau malah bergidik ngeri membayangkan jenis makanan satu ini. Sate kalong bukanlah jenis sate yang menggunakan bahan utama daging kelelawar. Sate ini menggunakan daging kerbau. Disebut sate kalong hanya sebagai istilah karena penjualnya yang doyan melek sampai malam karena penjualnya hanya berjualan pada malam hari. Cara berjualan sate ini menggunakan pikulan dan penjualnya menggunakan bebunyian semacam „krincingan‟ untuk memanggil pembelinya dikenal juga dengan nama “klonongan”, klonongan ini biasanya sering di pasang di leher kerbau. Cara penyajiannya daging kerbau yang sudah di olah dengan bumbu dan di tusuk dengan sujen. Ada dua macam rasa, yaitu manis dan asin. Sate Kalong yang nikmat bisa anda coba di Lemah Wungkuk dekat Toko Manisan Shinta jam 16.00 sampe jam 19.00 kerena lewat dari jam tersebut anda kehabisan.

Bahan:
200 gram daging sapi/kerbau cincang
1 butir telur
1 sendok makan tepung terigu
2 lembar daun salam
200 ml santan dari 1/4 butir kelapa
8 tusuk sate

Bumbu halus:
3 siung bawang putih
5 butir bawang merah
2 butir kemiri goreng
1/2 sendok teh ketumbar
Garam, merica, gula secukupnya
1 sendok teh lengkuas parut

Cara membuat:

  1. Campur daging, telur, terigu dan 1/2 bagian bumbu halus.
  2. Gulung di daun pisang. Kukus 10 menit sampai matang.
  3. Buka gulungan dan potong-potong daging. Tusuk sate.
  4. 1/2 bagian bumbu dimasak dengan santan dan salam sampai berminyak.
  5. Sate dicelup dan sajikan dengan sisa bahan.

http://mamin-tjirebon.blogspot.com/2010/11/sate-kalong.html

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s